Menjawab Dilema Kurikulum Merdeka: Diferensiasi Pembelajaran Dan Motivasi Belajar IPS

Penulis

  • Fitria Salsabilla Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Ferani Mulianingsih Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Kata Kunci:

pembelajaran berdiferensiasi, gaya belajar, motivasi intrinsik, Kurikulum Merdeka, ilmu pengetahuan sosial.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis gaya belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Semarang, Indonesia, untuk menjembatani kesenjangan antara teori ideal dan realitas praktis di era Kurikulum Merdeka yang menuntut pendidikan personal dan adaptif. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh tes diagnostik gaya belajar terhadap strategi diferensiasi guru serta mengungkap pengalaman siswa dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi intrinsik. Metode studi kasus kualitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada satu guru IPS dan enam siswa, observasi partisipatif di kelas, serta analisis dokumen asesmen diagnostik. Temuan utama menunjukkan dilema praktis seperti keterbatasan waktu yang diatasi dengan solusi adaptif seperti sosiodrama dan video, serta peningkatan motivasi intrinsik siswa yang selaras dengan teori motivasi intrinsik. Penelitian ini memperkuat peran diferensiasi dalam pendidikan inklusif, mendukung heterogenitas siswa sesuai Kurikulum Merdeka. Implikasi praktis meliputi rekomendasi asesmen diagnostik sederhana dan variasi media bagi guru, mendorong diferensiasi sebagai proses adaptif. Meskipun terbatas pada satu kasus, triangulasi data memastikan validitas, berkontribusi pada praktik pendidikan Indonesia yang lebih responsif.

Referensi

Abarua, H., Kundre, J. L., Aihena, M., & Aihena, M. (2023). Educational Background and Teaching Experience Against PAUD Learning Design. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4316–4325. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4982

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ariyo, M. A., Olurin, T. K., Louis, E., Oyundoyin, B. M., Ajike, P. T., & Olajide, B. I. (2023). The Functional and Interactive Perspectives of Substance Use among Young People in Moshood Abiola Polytechnic, Abeokuta, Ogun State, Nigeria. Journal of Educational and Social Research, 13(2), 279–287. https://doi.org/10.36941/jesr-2023-0050

Black & Wiliam. (1998). Inside the Black Box: Raising Standards Through Classroom Assessment. Phi Delta Kappan, 80(2), 139–148.

Dary, U., & Mulianingsih, F. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Berbasis Video Animasi Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas 8 di SMP N 36 Semarang. Journal of Indonesian Social Studies Education, 1(2), 172–179.

Deny Hadi Siswanto, Samsinar, Sri Rahayu Alam, A. (2024). Peran Kompetensi Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan DIDAXEI, 5(1), 763–773.

Ferani Mulianingsih, Andarweni Astuti, Amin Pujiati, Y. S. (2025). Study on Disaster Mitigation in the Tambak Lorok Fisherman Village Community. Journal of Management and Business Environment, 6(2), 199–208.

Ferani Mulianingsih, Fajar, S. (2024). Peran IPS dalam Pendidikan Mitigasi Bencana. In Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia Tasikmalaya (p. 77).

Ferani Mulianingsih, P. H. (2022). Can Disaster Risk Education Reduce the Impact of Disasters in Schools? Journal of Geography Science and Education, 4(2), 19–23. https://doi.org/10.1177/0013124517713111

Fleming, N. D., & Mills, C. (1992). Not Another Inventory, Rather a Catalyst for Reflection. To Improve the Academy, 11(20210331). https://doi.org/10.3998/tia.17063888.0011.014

Handayani, K., & Mauludea, H. (2022). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Di Smp Negeri 28 Kota Pontianak. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 311–323. https://doi.org/10.31571/sosial.v9i2.6652

Heriza, B., & Mulianingsih, F. (2023). Peran Modal Sosial Dalam Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Tambak Lorok Semarang Utara. Sosiolium, 5(1), 41–52.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. In Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia (p. 123).

Lestari, D., & Mulianingsih, F. (2025). Analysis of Social Studies Teachers ’ Readiness in Implementing Inclusive Education at Junior High School 30 Semarang. International Journal of Research and Review, 12(June), 62–72.

Lestari, W., & Mulianingsih, F. (2020). Analisis pemahaman kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional pada guru IPS di Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS Dan PKN, 5(1), 60–72. https://doi.org/10.15294/harmony.v5i1.40293

Maryani, I., & Hasanah, E. (2023). Asesmen Diagnostik Pendukung Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. K-Media.

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, & J. S. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. In SAGE.

Miandini, S., & Mulianingsih, F. (2025). Socio-Disaster Puzzle Media as an Educational Innovation for Disaster Learning in Social Studies for Deaf Students. International Journal of Research and Review, 12(June), 444–456.

Mohajan, H. K. (2018). Qualitative research methodology in social sciences and related subjects. Journal of Economic Development, Environment and People, 7(1), 23–48.

Muh. Asriadi, A. M., Hadi, S., Istiyono, E., & Retnawati, H. (2023). Does differentiated instruction affect learning outcome? Systematic review and meta-analysis. Journal of Pedagogical Research, 7(5), 18–33. https://doi.org/10.33902/JPR.202322021

Muhamad damiati, Nurasikin Junaedi, M. A. (2024). Prinsip Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Journal of Information Systems and Management, 03(02), 11–17.

Mulianingsih, F., Astut, A., & Mumpuni, R. A. (2025). Mitigating Environmental Disasters Through Virtual Psychoeducation : The Urgency of Public Communication During COVID-19. KnE Social Sciences, 9, 237–250. https://doi.org/10.18502/kss.v10i10.18674

Mulianingsih, F., Suharini, E., Handoyo, E., & Purnomo, A. (2023a). Optimalisasi Sekolah Tangguh Bencana Berbasis Kearifan Lokal Terintegrasi Mata Pelajaran IPS sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 6(1), 316–319.

Mulianingsih, F., Suharini, E., Handoyo, E., & Purnomo, A. (2023b). The Future Perspective of School Flood Disaster Education in Semarang. International Conference on Science, Education and Technology, 267–270.

Nur Intang, Elpisah Elpisah, & Hartini Hartini. (2025). Applying Differentiated Instruction to Enhance Student Engagement and Learning Outcomes in Integrated Social Studies in Junior High School. International Journal of Studies in International Education, 2(1), 25–39. https://doi.org/10.62951/ijsie.v2i1.142

Nuriyani, R., Waluyati, S. A., & Dahlia, D. (2023). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Belajar Peserta Didik. ASANKA : Journal of Social Science and Education, 4(2), 171–181. https://doi.org/10.21154/asanka.v4i2.7900

Octaviani, N. A., & Mulianingsih, F. (2021). Pemanfaatan sumber belajar IPS dalam proses pembelajaran daring di MTs Sultan Agung Srati. Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS, 3(1), 16–20. https://doi.org/10.15294/sosiolium.v3i1.44237

Purnani, S. N., & Mulianingsih, F. (2020). Implementasi pembelajaaran IPS berbasis kearifan lokal di SMP Negeri 2 Jatinom Kabupaten Klaten. Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS, 2(1), 35–39. https://doi.org/10.15294/sosiolium.v2i1.39847

Purnomo, A., & Mulianingsih, F. (2021). Development of Higher Order Thinking Skill in Junior High School: Studies on Social Studies Teachers in Pekalongan City. Proceedings of the 6th International Conference on Education & Social Sciences (ICESS 2021), 578(Icess), 26–30. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210918.006

Ramdhani, R. S., Sarifudin, D., & Darmawan, W. (2024). Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sejarah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 1044–1049. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.1017

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68.

Sarnoto, A. Z. (2024). Model Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka. Journal on Education, 06(03), 15928–15939.

Silmi, T. A., Lubis, A., & Maulidi, A. (2025). Model Differentiated Learning in 21st Century Education: A Systematic Review of Strategies, Results, And Challenges. Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 60–80. https://doi.org/10.32665/alulya.v10i1.3572

Supit, D., Melianti, M., Lasut, E. M. M., & Tumbel, N. J. (2023). Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik terhadap Hasil Belajar Siswa. Journal on Education, 5(3), 6994–7003. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1487

Titus, A. (2025). Effects of Differentiated Instruction on Students’ Empowered Learning Skills. International Journal of Instruction, 18(3), 19–38. https://doi.org/10.29333/iji.2025.1832a

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. Ascd.

Wahalathantri, B., Lokuge, W., Karunasena, W., & Setunge, S. (2018). Quantitative assessment of flood discharges and floodway failures through cross-cultivation of advancement in knowledge and traditional practices. International Journal of Disaster Resilience in the Built Environment, 9(4–5), 435–456. https://doi.org/10.1108/IJDRBE-09-2017-0051

Diterbitkan

2026-03-09

Cara Mengutip

Fitria Salsabilla, & Ferani Mulianingsih. (2026). Menjawab Dilema Kurikulum Merdeka: Diferensiasi Pembelajaran Dan Motivasi Belajar IPS . Tarbiyah Bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama Dan Sains, 10(1). Diambil dari https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/TBQ/article/view/492