https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/issue/feed Qalam lil Mubtadiin 2026-01-08T14:28:20+07:00 Ismi Yulizar, S.Pd., MS lp2mstitalabuhanbatu@gmail.com Open Journal Systems <p>Qalam lil Mubtadiin adalah Jurnal Pendidikan adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun dengan E-ISSN: 2962-8881.</p> https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/299 Etika Profesi Sebagai Landasan Moral dalam Dunia Pendidikan 2025-08-12T15:12:49+07:00 Nada Sabillah Siti Nur Afifah nadasabillah59@gmail.com <p><em>The teaching profession is one that is deeply rooted in moral values; it is not merely an ordinary occupation. A teacher is not only responsible for instructing but also for educating, guiding, serving as a role model, and inspiring students in various aspects of life. This paper aims to examine how professional ethics serve as a moral foundation in the field of education. Using a literature study method with a qualitative approach, this article explores the teacher's role as a morally grounded profession, the meaning and implementation of professional ethics, and the challenges faced by teachers in the modern era. The findings of this study indicate that strengthening professional ethics must be carried out comprehensively. Teachers with strong ethical awareness will be able to fulfill their roles professionally, uphold integrity, and make meaningful contributions to the development of a dignified and human-centered education system. Thus, professional ethics should not merely be seen as a set of rules, but as the very soul of a teacher’s service</em></p> 2025-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Nada Sabillah Siti Nur Afifah https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/485 DESAIN PENELITIAN STUDI KASUS DALAM METODOLOGI KUALITATIF 2025-12-13T08:38:29+07:00 Erny Wulandari ernywulandari574@gmail.com Anisa Fitri Arivia anisafitrisos2@gmail.com Amanda Saragih ariviaamandasaragih@gmail.com <p>Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Eksplorasi Mendalam Fenomena Sosial Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman makna di balik perilaku, pengalaman, dan interaksi sosial. Salah satu pendekatan utamanya adalah studi kasus, yaitu metode yang memungkinkan peneliti menggali secara mendalam suatu fenomena dalam konteks kehidupan nyata. Studi kasus dapat diterapkan pada individu, kelompok, lembaga, atau peristiwa tertentu, dengan tujuan memahami dinamika yang terjadi secara holistik. Pertanyaan penelitian dalam studi kasus biasanya bersifat eksploratif, seperti “Bagaimana proses adaptasi guru terhadap kurikulum baru di sekolah dasar?” Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik dan terus-menerus hingga ditemukan makna yang utuh dan mendalam.</p> <p>Metode ini memiliki kelebihan dalam menghasilkan pemahaman kontekstual yang kaya, namun kelemahannya terletak pada keterbatasan generalisasi dan potensi subjektivitas peneliti. Oleh karena itu, studi kasus menuntut prosedur sistematis, mulai dari perumusan fokus kasus, pengumpulan data triangulatif, analisis mendalam, hingga pelaporan hasil yang transparan. Dengan desain yang tepat, studi kasus menjadi alat yang kuat dalam mengungkap realitas sosial secara menyeluruh dan bermakna.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Erny Wulandari, Anisa Fitri Arivia, Amanda Saragih https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/203 PERAN KEPEMIMPINAN SEKOLAH DALAM MENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH DI BENGKULU 2025-08-06T02:34:38+07:00 delamadiana mardiana mardianadela88@gmail.com <p>Salah satu faktor penting dalam peningkatan mutu pendidikan adalah peran dari kepala sekolah dalam mengelola sekolah demi tercapainya tujuan pendidikan. Peran ini tentunnya yang harus dianalisis untuk mengetahui keberhasilan seorang kepala sekolah dalam mengembang tugas dan tanggung jawabnya dalam peningkatan mutu sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang menggambarkan kembali data-data yang telah terkumpul mengenai peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hasil yang diperoleh menjelaskan bahwa kepala sekolah telah melaksanakan berbagai upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Bengkulu yang meliputi membuat terobosan program unggulan (Program Keasramaan /MAN PK, Program Kelas Cambrige, Layanan PTSP dan Sistem Perpustakaan Digital), menjadikan visi dan misi sekolah sebagai pedoman dan komitmen pengembangan pembelajaran, pembentukan tim penjamin mutu melibat semua unsur dan pengelolaan SDM dengan prinsip Profesionalitas dan Integritas</p> 2025-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 delamadiana mardiana https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/482 SUPERVISI DAN KEBANGKITAN PENDIDIKAN INDONESIA 2025-12-13T08:33:57+07:00 Dinda Siti Azura dindasitiazura@gmail.com Candy Khairani candykhairani@gmail.com Irfan Fauzi irfan17fauzi17@gmail.com <p>Kebangkitan pendidikan Indonesia menuntut pendekatan supervisi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga transformatif. Dalam tantangan global dan kompleksitas internal lembaga pendidikan, dibutuhkan strategi yang adaptif dan progresif. Pertama, strategi bertahan yang berfokus pada ketahanan sistemik dan respon terhadap krisis. Kedua, strategi mempertahankan kehidupan lembaga yang menitikberatkan pada keberlanjutan kelembagaan melalui inovasi kebijakan, peningkatan mutu SDM, dan pengelolaan sumber daya secara efektif. Ketiga, strategi yang berorientasi pada persaingan dengan menumbuhkan budaya mutu, daya saing akademik, serta keunggulan program pendidikan. Dalam menggerakkan ketiga strategi tersebut, supervisi diposisikan&nbsp; bukan sekadar pengawasan, melainkan instrumen pembangunan institusi. Dengan demikian, supervisi pendidikan perlu didesain secara kolaboratif, partisipatif, dan berbasis data, demi mengantarkan pendidikan Indonesia menuju era keemasan yang berdaya saing global dan berbasis nilai.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Dinda Siti Azura, Candy Khairani, Irfan Fauzi https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/473 MENGUASAI SISTEM PENDIDIKAN NEGARA MAJU 2025-12-13T08:32:45+07:00 Andina Aprilia Prawanti andinaaprilia29@gmail.com Rani Yolanda Syahputri Damanik yolandadamanik262@gmail.com irfan irfan17fauzi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan di negara-negara maju dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan Indonesia. Penguasaan terhadap sistem pendidikan negara maju menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Negara-negara seperti Finlandia, Jepang, dan Korea Selatan dikenal memiliki sistem pendidikan yang menekankan pada fleksibilitas kurikulum, pemanfaatan teknologi, kreativitas, inovasi, serta kemandirian belajar siswa. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip tersebut secara selektif, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru, efektivitas pembelajaran, serta manajemen sekolah tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sumber data diperoleh melalui kajian literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan lembaga internasional seperti OECD dan UNESCO. Analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan langkah-langkah pengumpulan data, pengelompokan tema (kurikulum, guru, teknologi, pembelajaran), serta analisis relevansi dengan konteks Indonesia. Triangulasi sumber dilakukan untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendidikan negara maju memiliki karakteristik utama berupa kurikulum fleksibel, pembelajaran berbasis kompetensi, serta penghargaan tinggi terhadap profesionalisme guru. Adaptasi prinsip-prinsip tersebut secara kontekstual dapat memperkuat mutu pendidikan nasional dan mencetak generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat global.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Andina Aprilia Prawanti, Rani Yolanda Syahputri Damanik, irfan https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/488 CARA MENGEFEKTIFKAN SUPERVISI PENDIDIKAN DI SEKOLAH 2025-12-13T08:40:45+07:00 Azmi Ayu Fauziah Batubara azmiirc@gmail.com Intan Tri Permatasari permatatri137@gmail.com Asmah Naziha asmahnaziha@gmail.com Irfan Fauzi irfan17fauzi17@gmail.com <p>Supervisi pendidikan yang efektif merupakan elemen krusial dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalitas pendidik di lingkungan sekolah. Penguatan manajemen dan administrasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem supervisi yang terstruktur. Selanjutnya, partisipasi aktif seluruh warga sekolah dibangun melalui peningkatan kesadaran kolektif. Efektivitas supervisi juga didorong dengan optimalisasi rapat pimpinan dan guru, serta penyediaan media seperti papan karya guru dan perpustakaan yang representatif. Forum diskusi guru dan penerbitan buletin sekolah dijadikan sarana refleksi dan berbagi praktik baik. Inovasi lain dilakukan melalui pembentukan forum penelitian guru dan pelaksanaan workshop kurikulum untuk meningkatkan kapasitas pedagogis. Studi banding tahunan dilaksanakan sebagai sarana benchmarking yang konstruktif. Melalui pendekatan ini, supervisi pendidikan tidak hanya menjadi instrumen pengawasan, tetapi juga media pembinaan, kolaborasi, dan pengembangan profesional yang berkesinambungan.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Azmi Ayu Fauziah Batubara, Intan Tri Permatasari, Asmah Naziha, Irfan Fauzi https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/396 OPTIMALISASI PENGGUNAAN YOU TUBE SEBAGAI ALAT PEMBELAJARAN INOVATIF BAGI GURU DI SEKOLAH 2025-09-02T10:21:03+07:00 Dzakiyah Darajat Dzakiyahdarajat4@gmail.com Anita Ayuanti anitaayuanti7@gmail.com Abdul Fattah Nasution abdulfattahnasution@uinsu.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan platform video seperti YouTube. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana YouTube dapat dioptimalkan sebagai alat pembelajaran inovatif oleh para guru di sekolah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi terhadap praktik pengajaran yang melibatkan YouTube sebagai media bantu. Hasil kajian menunjukkan bahwa YouTube mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep abstrak, serta menyediakan sumber belajar yang variatif dan menarik. Namun, optimalisasi penggunaannya memerlukan pelatihan guru, kurasi konten, serta integrasi dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pelatihan berbasis TIK bagi guru dan pembentukan kurikulum digital yang mendukung penggunaan media YouTube secara efektif.</p> 2025-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Dzakiyah Darajat, Anita Ayuanti, Abdul Fattah Nasution https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/486 RANCANGAN DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN KUALITATIF 2025-12-13T08:38:54+07:00 Anggun Septia Nurrahmah anggun.orc45@gmail.com Aulia Laila Azzahra botzah13@gmail.com Muhammad Wisnu muhammadwisnu070721@gmail.com <p>Penelitian kualitatif merupakan pendekatan yang digunakan untuk memahami fenomena sosial secara mendalam melalui perspektif subjek yang diteliti. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang terlibat langsung di lapangan, mengamati, mewawancarai, dan mendokumentasikan data secara menyeluruh. Fleksibilitas dalam rancangan memungkinkan peneliti menyesuaikan pendekatan sesuai dengan dinamika yang terjadi selama proses penelitian.</p> <p>Langkah-langkah utama dalam penelitian kualitatif meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Kepekaan peneliti terhadap konteks sosial dan budaya sangat penting untuk menangkap makna yang tersembunyi dalam interaksi sosial. Penelitian ini juga menekankan pentingnya sistematika, mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis data, hingga penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui teknik triangulasi dan pengecekan keabsahan informasi. Etika penelitian menjadi perhatian utama, terutama terkait dengan persetujuan partisipan dan perlindungan identitas narasumber. Adaptabilitas peneliti dalam menghadapi perubahan situasi di lapangan juga menjadi kunci keberhasilan penelitian kualitatif. Dengan demikian, pendekatan ini sangat bermanfaat dalam menghasilkan pemahaman yang mendalam dan kontekstual terhadap realitas sosial.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Anggun Septia Nurrahmah, Aulia Laila Azzahra, Muhammad Wisnu https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/283 PENGARUH METODE USWATUN HASANAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 21 RANTAU UTARA 2025-08-06T02:33:43+07:00 Asmanadia asmanadia21@gmail.com Bukhari Is bukhariis@yahoo.co.id Dwina Putri dwinaputri@gmail.com Ismi Yulizar ismiyulizar64@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode <em>Uswatun Hasanah</em> terhadap pembentukan karakter siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 21 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024.</p> <p><em>Uswatun Hasanah</em> merupakan salah satu metode pembelajaran dalam Islam. Yaitu suatu metode keteladanan&nbsp; yang menggunakan orang sebagai panutan dalam berbuat. Yang dimaksud dengan keteladanan adalah keteladanan yang baik dimana dengan meneladani panutannya bisa menjadikan seseorang mempunyai karakter (akhlak) yang baik. Lickona mengemukakan bahwa karakter adalah <em>reliable inner disposition to respond to situation in a morrally good way.</em> Yang berarti suatu terdalam dalam merespon situasi dalam suatu cara yang baik dan bermoral.</p> <p>Metode penelitian yang digunakan yaitu Jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan angket dan studi dokumentasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Kelas III-A sebagai kelas kontrol dengan proses pembelajaran menggunakan&nbsp; metode konvensional dan kelas III-C sebagai kelas eksperimen dengan proses pembelajaran menggunakan metode <em>Uswatun Hasanah</em><em>. </em>Instrumen penelitian menggunakan angket dengan 20 pernyataan. Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikan 0,05 yaitu diperoleh&nbsp; t<sub>hitung&nbsp; </sub>&gt; <sub>&nbsp;</sub>t<sub>tabel </sub>(2,606 &gt; 2,019). Sehingga h<sub>a</sub> diterima dan h<sub>0</sub> ditolak.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji t berpasangan dengan taraf signifikan 0,05 yaitu diperoleh&nbsp; t<sub>hitung = </sub>t<sub>tabel </sub>(2,606 &gt; 2,019). Sehingga h<sub>a</sub> diterima dan h<sub>0</sub> ditolak, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode <em>Uswatun Hasanah </em>terhadap pembentukan karakter siswa materi Akhlakul Karimah di kelas III Sekolah Dasar Negeri 21 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024.</p> 2025-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Asmanadia, Bukhari Is, Dwina Putri, Ismi Yulizar https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/484 METODE PENGUMPULAN DATA KUALITATIF 2025-12-13T08:35:14+07:00 Winda Purnama Sari Purba windapurba2019@gmail.com Ma’ruf Sholihin marufsholihin657@gmail.com Intan Tri Permatasari permatatri137@gmail.com Dilla Novita Sani dillanovita540@gmail.com <p>Pengumpulan data kualitatif merupakan pendekatan penting dalam memahami fenomena sosial secara mendalam dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pengumpulan data kualitatif, seperti wawancara, observasi, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan data analisis yang diambil dari buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawancara mampu mengungkap informasi personal dan subjektif, observasi efektif untuk memahami perilaku dalam konteks alami, dan dokumentasi memperkaya data dengan sumber tertulis, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) membantu memperkuat kerja sama tim. Kesimpulannya, penggunaan metode pengumpulan data kualitatif yang beragam sangat penting untuk memperoleh data yang kurang valid dalam penelitian sosial.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Winda Purnama Sari Purba, Ma’ruf Sholihin, Intan Tri Permatasari, Dilla Novita Sani https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/481 METODE PERBANDINGAN PENDIDIKAN 2025-12-13T08:33:18+07:00 Intan Kumala intansofia99@gmail.com Munadiya Nur Fadillah munadiyanurfadillah25@gmail.com Nurul Afiah nurulafiah115@gmail.com Irfan Fauzi irfan17fauzi@gmail.com <p>Metode perbandingan pendidikan merupakan pendekatan sistematis yang bertujuan menganalisis, membandingkan, dan mengevaluasi sistem pendidikan dari berbagai negara atau daerah. Melalui metode ini, peneliti dapat mengidentifikasi persamaan dan perbedaan kurikulum, strategi pembelajaran, manajemen pendidikan, serta faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhinya. Hasil analisis tidak hanya memberikan gambaran menyeluruh tentang kualitas dan efektivitas suatu sistem pendidikan, tetapi juga menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih relevan dan inovatif. Dengan demikian, metode perbandingan pendidikan berperan penting sebagai sarana refleksi dan inspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara global.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Intan Sofia, Munadiya Nur Fadillah, Nurul Afiah, Irfan Fauzi https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/520 PENDEKATAN STRATEGIS DALAM PENGUMPULAN DATA KUALITATIF: STUDI TEKNIK WAWANCARA, OBSERVASI, DAN DOKUMENTASI DALAM LINGKUNGAN DAKWAH MAHASISWA 2026-01-08T14:28:20+07:00 khairunnisa khairunisaula21089@gmail.com Dila Puspita Sari dilapuspita014@gmail.com Tia Isnani Putri tiaisnani4@gmail.com Jhordy Lesmana jhordylesmana843@gmail.com <p><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-ID; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-font-weight: bold; mso-bidi-font-style: italic;">Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengumpulan data kualitatif yang diterapkan untuk memahami persepsi siswa terhadap praktik dakwah kontemporer, khususnya model dakwah non-formal seperti yang dipraktikkan oleh Gus Miftah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah yang dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga teknik ini mampu menghasilkan data yang valid, mendalam, dan kontekstual. Wawancara mendalam mengungkapkan persepsi positif siswa terhadap pendekatan dakwah yang inklusif dan komunikatif. Observasi memperkuat temuan dengan menunjukkan keterbukaan terhadap perubahan dalam bentuk dakwah di lingkungan akademis. Dokumentasi yang diberikan memberikan bukti visual dan tekstual yang mendukung validitas temuan. Studi ini juga menekankan pentingnya etika, kompetensi interpersonal peneliti, dan keterampilan reflektif dalam proses pengumpulan data. Proses keseluruhan menunjukkan bahwa pendekatan strategis terhadap pengumpulan data kualitatif dapat membentuk pemahaman yang holistik dan bermakna tentang dinamika sosial-keagamaan di lingkungan mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan metodologi penelitian sosial dan studi dakwah berbasis konteks.</span></p> 2026-01-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 khairunnisa, Dila Puspita Sari, Tia Isnani Putri, Jhordy Lesmana https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/401 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA 2025-09-07T20:42:18+07:00 Regita cahyani regita0703241010@uinsu.ac.id Cemerlang Zebua cemerlang0703241009@uinsu.ac.id Naila Fajirah naila0703241012@uinsu.ac.id Sherlly Amanda shelly0703241011@uinsu.ac.id Nabil Al Buchori nabil0703241005@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh media sosial terhadap keinginan belajar mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU). Di era digital saat ini, platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran. Media sosial dapat meningkatkan motivasi belajar melalui akses informasi akademik dan diskusi perkuliahan, meskipun penggunaannya yang tidak terkontrol dapat menurunkan fokus belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 50 mahasiswa dari berbagai program studi yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap keinginan belajar mahasiswa, baik positif maupun negatif. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mengatur penggunaan media sosial secara bijak dalam mendukung proses&nbsp;pembelajaran<strong>.</strong></p> 2025-09-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Regita cahyani, Cemerlang Zebua, Naila Fajirah, Sherlly Amanda, Nabil Al Buchori https://ejurnal.stita.ac.id/index.php/QLM/article/view/487 PROBLEMATIKA GURU DI SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF SUPERVISI PENDIDIKAN 2025-12-13T08:39:20+07:00 Alhikha Leswarie alhikhaa@gmail.com Dilla Novita Sani dillanovita540@gmail.com Anisa Zainun anisaainun077@gmail.com <p>Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Namun, implementasi supervisi yang belum optimal kerap menjadi pemicu munculnya berbagai problematika di kalangan guru. Penelitian ini mengkaji secara mendalam problematika guru dalam konteks supervisi pendidikan, meliputi keterampilan mengajar yang belum memadai, rendahnya motivasi kerja, serta tingkat kepuasan kerja yang fluktuatif. Keterbatasan dalam keterampilan pedagogik dan penguasaan metodologi pembelajaran menyebabkan proses belajar tidak mencapai efektivitas maksimal. Di sisi lain, motivasi kerja guru yang rendah sering kali bersumber dari kurangnya penghargaan, beban kerja yang berlebihan, serta lemahnya dukungan moral dan profesional. Hal ini diperburuk oleh supervisi pendidikan yang cenderung bersifat administratif dan kurang menyentuh aspek pembinaan profesional guru secara holistik. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan pendekatan supervisi yang lebih humanistik, kolaboratif, dan memberdayakan, sehingga guru tidak hanya menjadi pelaksana kurikulum, melainkan juga agen perubahan pendidikan. Kajian ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya sinergi antara kompetensi guru, motivasi intrinsik, kepuasan kerja, dan pola supervisi yang transformatif untuk menciptakan ekosistem sekolah yang progresif.</p> 2025-12-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2025 Alhikha Leswarie, Dilla Novita Sani, Anisa Zainun